Oleh: dwihandyn | Juli 22, 2007

Retaknya Sebuah Persahabatan

Aku jadi gak ngerti, hanya karena beda keyakinan, persahabatan yang sudah terbina begitu lama sekarang jadi rentan. Ya emang sih pengalaman dan lingkungan hidup, bisa merubah karakter seseorang. Dan temen ku yg satu ini bener” telah berubah. Katanya, dia adalah anak Tuhan, dan dia ingin lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Menurut aku, keinginan dia itu sangatlah bagus. Tapi sungguh tidak aku sangka, setelah dia merasa dekat dengan-Nya, dia mengajak temen yang beda agama untuk mengikuti ajaran agamanya. Sebut saja dia itu A, dan temenya sebut saja B, mereka berdua adalah teman baik ku sewaktu di SMEA dulu. Kami memang berbeda agama, tapi kami tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Mereka berdua ada di Hongkong, sedang aku terpisah di Taiwan. Memang setelah si A aktif mengunjungi tempat suci nya, hubungan antara keduanya jadi renggang. B tidak pernah menyangka, sewaktu ulang tahunnya, A kasih kado sebuah kitab suci. B tidak memikirkan hal itu, ‘ya mungkin A salah ambil kado kali’. Dan suatu hari B lagi butuh uang, dan B minta bantuan pada A [karena dari dulu temen baik, kalau masalah saling pinjam meminjam uang itu sudah jd hal yg biasa bagi kami]. Jawaban si A sungguh di luar dugaan B. A bilang, Hartaku, uangku, dan semua yg ada pada diriku adalah milik Tuhan, jadi kalau kamu mau sejalan dg aku, bersamaku melangkah di jalan Tuhan ku, disaat kamu lagi butuh bantuan, kamu gak perlu pinjam pasti akan aku kasih”. Sejak saat itu hubungan mereka jadi renggang. Persahabatan yang dulu sangat baik kini cuma tinggal kenangan.

Aku jadi berpikir ‘jangan” ntar kalau aku dah pulang ke Indo, A juga akan kasih kado KITAB SUCI disaat ultah ku nanti’ he..he..he.. Kalau menurut aku sih semua agama itu baik, pasti semua agama itu mengajarkan kebaikan. Cuma tergantung pada umatnya saja. Semoga A berhasil menyebar luaskan agamanya, tapi harus di ingat kita hidup tidak sendirian, di samping kita masih ada pemeluk agama lain. Jangan terlalu fanatik, karena itu hanya akan menambah rasa kecemburuanmu pada orang lain.


Responses

  1. terima kasih kakak udah ngungkapin ini

    saya memang blum terlalu dewasa dan baru mencari tuhan

    walau saya masi yakin di jalan agama keluarga saya
    sebenernya yang penting itu adlah kita dan tuhan
    bukan kita dan agama

    shaloom

    dwihandyn >>>>
    Sama2…
    Hehe… itu cuma pendapat pribadiku aja koq…

    Makasih udah singgah…

    Salam jg…🙂

  2. Permisi nanya nih si A tadi apa agamanya??

  3. I desired to share this unique blog post, “Retaknya Sebuah Persahabatan
    Handys” along with my best close friends on facebook.
    I personallyonly just needed to disperse your great posting!
    Thanks, Irving

  4. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: