Oleh: dwihandyn | Agustus 16, 2007

Apa Yg Harus Di Lakukan Istri…?!

Gak sedikit wanita Indonesia yg pergi ke luar negeri untuk jadi TKW, baik bekerja di perusahaan, rumah sakit, maupun sebagai PRT. Yang tujuanya aku rasa sama, yaitu ingin memperoleh penghasilan yang lebih banyak, agar bisa membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Dan juga berharap supaya apa yg di perolehnya dari perantauan bisa di jadikan bekal untuk masa depannya nanti.
Bagi yg sudah berstatus sebagai istri, apalagi dah mempunyai anak, tentu mempunyai resiko yg lebih tinggi, bila di bandingkan dg mereka yg masih gadis/belum menikah. Tak sedikit bagi mereka yg sudah berumah tangga, akhirnya rumah tangganya jd berantakan. Penyebabnya bisa dari istri, bisa jg dari suami. Pergaulan di perantauan memang sangat bebas, apalagi bagi mereka yang bisa liburan, tapi ya tergantung pribadi masing2.
Istri bekerja capek2, belum lagi yg bernasib kurang baik, disini mendapatkan majikan yg gak baik, galak, n cerewet, di tambah lagi bila pasien yg di rawatnya suka rewel, apa2 gak bener. Wah… bisa bayangkan bagaimana perjuangan mereka dlm menghadapi semua itu. Mungkin saat pertama, hanya air mata yg menjadi teman setianya. Kalau gak ingat apa tujuan utamanya datang kesini, mungkin mereka pasti akan memilih pulang aja kumpul dg keluarga di rumah. Terus, apa yg di lakukan suami di rumah? Tidak sedikit juga para suami di rumah malah menggantungkan segalanya pada istri. Suami di rumah gak mau kerja, kalau gak punya uang minta kiriman pd istri. Terus klau yg udah punya anak, pasti anaklah yg akan di jadikan alasan utamanya. Ya, pasti yg ada di pikiran mereka “buat apa repot2 kerja, orang kerja itu susah, capek, lagian istrinya kan udah kerja di luar negeri yg penghasilanya cukup banyak. Jadi kalau gak punya uang, minta aja kiriman pada istri. Masa istri tega membiarkan suaminya kelaparan”. Terus kalau istrinya gak mau ngirimin, pasti dia akan di bilang sombong, gak perhatian, dah gak sayang lagi, dan pasti akan mencurigai (bahkan langsung menuduh) istrinya klo disini dah punya pacar, sehingga gak peduli lagi ma suami. Apa suami gak merasa malu, jika punya pemikiran seperti itu, dimana tanggung jawabnya sebagai seorang suami? Kerja aja gak mau, gimana bisa menghidupi keluarga?
Terus, apa yg harus di lakukan istri, bila kebetulan suaminya punya pemikiran seperti itu? Apakah ……
Karena suami minta di kirimin uang, ya kasih aja. Dari pada nanti di anggap sombong dan gak sayang lagi ma suami.
Tidak pedulikan suami yg minta kiriman uang, kirim aja seperlunya misalnya pada saat hari raya. Atau kebetulan ada salah satu keluarga yg sakit, sedang di opname dan perlu biaya banyak.
Sama sekali gak kirim buat suami. Masa untuk cari makan sendiri aja gak bisa.
Buat apa mikirin suami yg kayak gitu, masa bodoh suami mau bilang apa. Yang penting sekarang kerja, dan pulang membawa hasil.
Keputusan terakhir adalah minta cerai. Karena merasa kalau suami yg seperti ini, bukanlah suami yg baik dan bertanggung jawab.

Responses

  1. Suami di rumah gak mau kerja, kalau gak punya uang minta kiriman pd istri.

    Ya di daerah saya juga agak banyak fakta seperti ini…

    Saya juga heran kok bisa2nya dengan seenaknya melepaskan tanggung jawab sebagai suami

    • kadang suami dirumah ngurus anak jg masih kerja tp istri selalu marah2 ditlpn katanya gak punya uang.

  2. #deking
    Enaknya di apa’in ya, suami yg macam gitu..?!
    Apa di bikin sambel pecel aja…
    *Eih, keterlaluan ga?!*

  3. Memang susah kalo sudah masalah uang. Kirim aja pas2an sesuai kebutuhan hidup, sisanya kita simpan sendiri utk backup kalo terjadi apa2. Ato bagi dua, satu kirim ke rek BCA kita misalnya dan yg utk biaya hidup kirim ke suami/istri. BCA kan bisa cek saldo online pake internet banking.

  4. Kesalahan budaya? Penafsiran dogma yang keliru? atau Kekuasaan yang terlalu lama di tangan lelaki yang membuat ini terjadi?

  5. #CY
    Bisa juga…
    Tp klo suami dikirimin uang, jd besar kepala n di rmh ga mau kerja…

    #Mansup
    Ya, emang susah klo pas dapet suami yg kayak gini…

  6. Dilema juga.., kalo ga dikirim ntar anak2 makan apa? Kalo pada dasarnya suami itu rajin, walaupun dikirimin ya tetep mau kerja juga. Tapi kalo udah penyakit malas udah susah tuh, org bodoh masih bisa tertolong, tapi kalo org malas go to hell aja dah… 😀

  7. #CY
    He..he..he..
    Betul banget…. Klo dah punya penyakit malas, susah banget di bilanginnya..🙂

  8. Kok ada suami seperti itu.

    Kalau saya, terus terang saya tidak akan rela istri saya pergi jauh untuk bekerja, bukan karena gengsi, tapi tidak tega.

    Sebisa mungkin saya akan tetap bersama-sama, entah bagaimana caranya, sehidup semati, hehehe..

  9. #mrlekig
    Wah…banyak yg gitu…

    Jadi salut saya…🙂

  10. kalau ada pun suami yang berduit,tp tak ada tanggungan pada istri,apa itu boleh di katakan suami yg bertanggung jawab,

  11. Bgi saya melepaskan istri keluar negri it aja tandanya sang suami mereka tdak sayang,kna smua uda tau ap resikonya untk hbngn rumah tgga mereka, selingkuh istri tau suaminya akan tjdi.thanks.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: